Harus Jadi Orang Tua yang Sabar, tapi Kesabaranku Setipis Tisu (2)

Yang kita lihat, yang kita tahu, anak harus bisa ini dan itu. Kenyataannya ada begitu banyak hal yang harus anak pelajari untuk bisa mencapai sesuatu. Semua ada tahapannya. Kalau kita tidak memahami betapa kompleksnya proses perkembangan anak, sulit untuk memiliki empati pada anak-anak. Saat empati sulit tumbuh, kita sangat mudah terganggu dan enggan melatih endurance…

Read more

Harus Jadi Orang Tua yang Sabar, tapi Kesabaranku Setipis Tisu (1)

Salah satu hal yang sangat sulit aku bayangkan sebelum punya anak adalah, bagaimana caranya bisa sabar sama anak-anak? Karena aku tidak terbiasa dengan anak-anak, bahkan cenderung tidak peduli. Sedangkan kita tahu anak-anak sering menangis, mengulang-ulang sesuatu yang sama, bisa tiba-tiba punya ide ajaib dan mengikuti apa pun ide yang muncul di kepalanya, senang pegang-pegang segala…

Read more

Temani Anak Jelajah Dunia: Eksplorasi dengan Tetap Beretika

Sesungguhnya jadi orang tua itu stres dimanapun kita berada. Di rumah stres, di tempat umum stres, di kendaraan pribadi stres, apalagi kendaraan umum. Sehari-hari di rumah kita stres, dalam momen liburan pun kita stres. Jika kita bandingkan itu semua, memang lebih baik stres di rumah sendiri dan di kendaraan sendiri. Anak-anak mau bertingkah kayak apa,…

Read more

Dukungan Pasca Melahirkan dan Waktu yang Tepat Kembali ke Rumah

Bisa “ngungsi” ke rumah orang tua dan mendapatkan bantuan mengurus bayi baru lahir sungguh sebuah rezeki. Kami bersyukur sejak anak pertama hingga ke dua, Allah masih memberikan kami kesempatan seperti ini. Setidaknya sejak momen melahirkan sampai masa nifas selesai. Selama masa nifas, tubuh kita bekerja keras untuk memulihkan diri bersamaan dengan ritme mengurus newborn yang…

Read more

Cara Kami Dampingi Kakak Sambut Kehadiran Adik

Memiliki anak ke-2 sudah jadi bagian dari keinginan dan rencana kami. Tapi kapan memilikinya, tergantung kapan aku pribadi sebagai ibu siap dan kapan anak pertama siap. Awalnya aku tidak ingin memikirkan kapan waktu yang tepat untuk memiliki anak kedua. Karena sampai anak pertama berusia 2 tahun ternyata aku masih terus menangis kalau mengingat masa-masa hamil,…

Read more

Pastikan Hal Ini Sebelum Menunda Kehadiran Anak

Dulu sebelum menikah, yang aku tahu tentang uniknya setiap tubuh perempuan terbatas pada uniknya bentuk tubuh dan pola menstruasi. Selain perbedaan bentuk tubuh, ternyata yang lebih dari itu adalah uniknya setiap pengalaman perempuan terutama dalam menghadapi kehamilan, melahirkan, dan menyusui. Cerita kehamilan diri kita dengan saudara perempuan, ibu, dan teman kita bisa sangat berbeda-beda. Bahkan…

Read more

5 Hal yang Baru Aku Sadari Tentang Kehadiran Anak

Sejak masa perkenalan, aku dan suami sepakat untuk santai saja tentang kehadiran anak. Tergantung kapan Allah kasih saja. Tidak harus secepat-cepatnya. Tidak juga menunda-nunda tanpa alasan. Setelah menikah, ternyata Allah beri kami jeda. Kami pun menyambut baik jeda tersebut untuk lebih saling mengenal dan menyamakan langkah. Saat itu pun, kami masih sama-sama bekerja full time….

Read more

Kehadiran Anak: Apa yang Kita Takutkan?

Membina keluarga hari ini sangatlah bising. Hari ini, perempuan sibuk menghujat sesamanya mengenai tanggung jawabnya sebagai ibu. Para laki-laki sedang sibuk dibangunkan untuk bisa hadir dan berperan dalam rumah tangganya. Ditambah lagi lautan opini bernada negatif tentang kehadiran anak dalam rumah tangga. Mulai dari pertimbangan menyulitkan kondisi finansial, menilai diri bukanlah orang tua yang baik,…

Read more

Alasan Menjadi Ibu Rumah Tangga

Zaman dulu, menjadi ibu rumah tangga adalah jalan hidup semua perempuan. Sesuatu yang sudah hampir pasti terjadi pada semua perempuan. Lalu zaman berubah. Perempuan sendiri kemudian memandang bahwa menjadi ibu rumah tangga hanya bagi mereka yang terbelenggu, tak punya pilihan, tidak berdaya, dan tertinggal. Menjadi ibu rumah tangga seperti sebuah kekalahan bagi perempuan. Begitu banyak…

Read more

Parental Burnout: Menerima dan Menemukan yang Hilang

Kalau berkaca dari apa yang aku lalui, saat sudah terlanjur mengalami parental burnout, kita itu kayak panci pressure cooker yang bertekanan tinggi oleh uap panas di dalamnya. Kalau tutup pancinya tiba-tiba dibuka, sudah pasti meledak bukan? Maka cara paling aman membukanya adalah dengan mengeluarkan semua uap panas di dalam melalui katup udara yang ada di…

Read more